UPTD KESEHATAN TIMURUNG KECAMATAN AJANGALE KABUPATEN BONE
Info Terkini :

Penjaringan Anak Sekolah

Ditulis Oleh Dinkes Bone UPTD Timurung on Selasa, 21 Oktober 2014 | 01.10

Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya para peserta didik di sekolah dalam wilayah kerja UPTD Puskesmas Timurung Kec.Ajangale Kab.Bone Sul-Sel, telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada peserta didik  di semua sekolah dalam wilayah kerja UPTD Puskesmas Timurung pada bulan Sepetember 2014.Adapun jumlah sekolah terdiri dari 7 SD dan sederajat dan 2 SLTP.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dari UPTD Pusksmas Timurung yang terdiri Perawat, Bidan dan Promkes.Pemeriksaan dilakukan meliputi Penimbangan Berat badan, Tinggi Badan, Telinga, Mata, dan Fisik dan dilaksanakan secara rutin.
Visual kgiatan sbb:
















by Promkes UPTD Puskesmas Timurung Kec.Ajangale Kab.Bone

Kegiatan Posyandu Nuri Dusun Tanah MewaE Desa Timurung

Ditulis Oleh Dinkes Bone UPTD Timurung on Rabu, 26 Februari 2014 | 02.26









Program Posyandu yang dilaksanakan oleh PKK Desa Timurung setiap bulannya dilaksanakan secara rutin ditiap dusun. Pada hri ini tanggal 25 Pebruari 2014 kegiatan Posyandu dilaksanakan di Dusun Tanah MewaE Desa Timurung Kec,Ajangale. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim dari UPTD Puskesmas Timurung sebagai pelaksana tehnis dan promosi juga di hadir Tim Penggerak PKK desa dan yang paling menggembirakan Tim Penggerak PKK Kecamatan Ajangale turut hadir pada kegiatan tersebut yang dipimpin langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Ajangale
Dalam kegitan tersebut selain diadakan peminbangan balita, imunisasi dasar,pelayanan KB dan juga Penyuluhan pada ibu-ibu balita. Suasananya ramai sekali.
Semoga kegiatan Posyandu akan terus berjalan seperti ini dan semoga Tim Penggerak Kecamatan Ajangale terus berkoordinasi dalam pelaksanaan kegitan tersebut.
Ayo Ke Posyandu.......Membuat Balita Sehat semakin Sehat dan Pintar.
                      Posyandu Milik Kita Semua untuk Kepentingan Masa Depan Anak Cucu Kita.

by Promkes/uptdpkmtimurung/2014.

JKN ( Jaminan Kesehatan Nasional ) Untuk Indonesia Yang Lebih Sehat.

Ditulis Oleh Dinkes Bone UPTD Timurung on Selasa, 22 Oktober 2013 | 15.17

1 Januari 2014, hari bersejarah bagi kesehatan rakyat Indonesia. Mengapa, hari itu di mulainya penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN ). Era baru pelayanan kesehatan komprehensip. Pola gotong royong yang telah lama diimpikan. Sikaya membantu saudaranya yang miskin. Orang yang sehat membantu saudaranya yang sakit. Inilah sejatinya asuransi sosial dalam JKN.
Gotong royong ini melibatkan seluruh warga negara  Indonesia, baik yang berdomisili di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri, bahkan termasuk orang asing yang tinggal di Indonesia. Pelibatan seluruh penduduk Indonesia yang mencapai kurang lebih 250 Juta, tentu sangat dasyat  dampak positifnya bagi individu, masyarakat, bangsa dan negara.
Individu akan terjamin layanan kesehatannya, masyarakat akan merasakan kebersamaan, saling tolong menolong yang terbingkai  dalam satu kesatuan nasionalisme Bangsa dan Negara Indonesia.
Jadi dengan melibatkan banyak pihak-pihak, mulai dari Pelayanan Kesehatan Pemerintah, Swasta, TNI, Polri akan memungkinkan akses pelayanan kesehatan terjangkau seluruh masyarakat. Secara kualitas pelayanan, setiap penyelenggara pelayanan kesehatan (PPK ) harus berlomba  untuk memberi pelayanan yang terbaik. Jika pelayanan PPK buruk, pelan tapi pasti akan ditinggalkan masyarakat. Dengan JKN semangat gotong royong dan saling melayani akan terwujud.
Cakupan pelayanan JKN lebih menyeluruh dibanding asuransi lainnya. Iya memberi layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dalam satu paket  untuk setiap orangnya. 
Insya Allah dengan JKN Indonesia lebih sehat.

sumber MediaCom edisi 43 Juli 2013

Umur Yang Tepat Waktu Tindik pada Bayi

Ditulis Oleh Dinkes Bone UPTD Timurung on Jumat, 27 September 2013 | 18.45


Menindik telinga bayi perempuan banyak dilakukan orangtua. Boleh-boleh saja melakukan tindik telinga bayi jika memang si kecil tidak punya masalah medis yang bisa menjadi faktor risiko. Kapan sebaiknya telinga bayi perempuan ditindik?
Melakukan tindik telinga dibutuhkan peralatan yang tepat dan orang yang sudah terlatih menindik telinga bayi. Karena jika peralatan tidak steril bisa menimbulkan risiko infeksi, sedangkan jika yang melakukan belum terlatih berisiko mengeluarkan darah yang terlau banyak.
Sebaiknya untuk menindik telinga si kecil dilakukan oleh dokter anak yang memang sudah berpengalaman. Selama bayi tidak memiliki risiko kesehatan apapun, maka tindik telinga boleh dilakukan saat bayi masih kecil.
Orangtua berpandangan menindik telinga bayi perempuan sedini mungkin agar si anak tidak terlalu merasakan sakit. Tindik telinga adalah prosedur yang sederhana tapi tetap memberikan ketidaknyamanan pada bayi.
Orangtua memiliki pilihan untuk melakukan tindik telinga saat masih bayi karena akan berbeda halnya jika dilakukan saat anak sudah besar. Namun sebaiknya orangtua menunggu hingga si kecil berusia minimal 3 bulan, karena pada usia tersebut bayi sudah mulai bisa menangani infeksi yang timbul di tubuhnya.
Tindik telinga biasanya dilakukan tanpa menggunakan obat penghilang rasa sakit, karena rasa sakit tindikan kurang sakit dibandingkan dengan suntik anestesi. Satu hal yang penting lainnya adalah usahakan orangtua untuk mencegah anaknya menyentuh telinga yang baru ditindik, karena bisa memicu terjadinya infeksi.
Jika bayi ditindik saat masih kecil, maka lebih memudahkan untuk menjaga anak agar tidak memegang-megang telinganya. Orangtua juga harus memperhatikan apakah timbul kemerahan yang meningkat atau nyeri disekitar lubang tindikan telinga. Karena hal ini menunjukkan adanya infeksi.
Orangtua juga harus memperhatikan anting yang digunakan si kecil, karena beberapa anak ada yang memiliki reaksi alergi terhadap logam tertentu. Untuk memastikannya cobalah gosokkan logam atau emas tersebut di daerah punggung, jika terjadi ruam ada kemungkinan anak mengalami reaksi alergi.

cp bidandesa by amrullah.

Penuyluhan Kesehatan HIV/AIDS dan Penjaringan Anak Sekolah Di SMPN 5 Ajangale

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan tindakan preventif tentang masalah kesehatan di masyarakat khususnya siswa di  sekolah, pada tanggal 25 September 2013 tim dari Dinas Kesehatan Kab.Bone bersama tim dari UPTD Puskesmas Timurung telah melakukan kunjungan dalam rangka progran Penyuluhan Kesehatan HIV/AIDS dan Penjaringan Anak Sekolah di SMPN 5 Ajangale. Kegiatan ini akan tetap berlanjut pada semua sekolah ( SD dan SLTP sederajad dalam wilayah kerja UPTD Puskesmas Timurung).
Pada kegiatan Penyuluhan Kesehatan Tim dari UPTD Puskesmas Timurung ( Promkes) membawakan Topik Masalah HIV/AIDS dikalangan remaja dilaksanakan sengan metode Pemaparan materi 30 % dan Diskusi dan Tanya jawab 70%. Peran aktif peserta dalam mmahami dan membahas masalah tersebut yang sangat di utamakan.Syukur Alhamdulillah acara berlangsung seperti yang diharapkan.Peran serta peserta sangat dominan.Kegiatan ini berlansung sekitar 2 jam dimulai sekitar jam 10.00 dan selesai jam 12.00 yang diikuti sekitar 47 orang siswa.kegiatan tersebut di buka oleh Kepala sekolah SMPN 5 Ajangale dan ditutup oleh Guru pembina sekolah sekolah tersebut.
Kegiatan Penjaringan dilaksanakan dengan metode pemeriksaan keadaan umum, timbang berat badan,tinggi badan,Visus mata,telingan dam kondsi fisik lainnya sesuai dengan petunjuk yang ada.Acara tersebut dilaksanakan oleh Tim UPTD Puskesmas Timurung( UKS ) yang dipandu dan dipantau langsung oleh Tim dari Dinas Kesehatan Kab.Bone.
Secara keseluruhan kegiatan tersebut berakhir sekitar jam 13,45 dengan mendapat sambutaqn dan partifipasi yang baik dari pihak sekolah ( Kepala Sekolah dan Semua stap pengajar) dan para siswa yang menjadi sasaran program.
Visual kegitan Sbb.:



Peringatan Hari Kesehatan Nasional di Kab.bone

Ditulis Oleh Dinkes Bone UPTD Timurung on Kamis, 20 Desember 2012 | 18.48

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional di Kabupaten Bone tahun 2012 yang diperingati setiap tanggal 12 setiap tahunnya. Panitia menggelar acara Gerak Jalan Santai yang diikuti semua UPTD Puskesmas,Rumah Sakit, Profesi Kesehatan dan Sekolah Pendidikan Kesehatan yang ada dikabupaten Bone.
Acara tersebut dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 11 Nopember 2012 yang berpusat dilapangan Merdeka Watampone.Selain Gerak Jalan santai, masih banyak acara yang dilenggarakan oleh paniatia yng sebubungan dengan peringatan tersebut diantaranya Seminar, Sunatan Massal dan Operasi Bibir Sumbing.
Salah peserta dalam acara Gerak Jalan santai adalah UPTD Puskesmas Timurung Kec.Ajangale Kab.Bone seperti yang tampak dalam gambar dibawah ini :






Semoga dengan peringatan hari Kesehatan Nasional tahun 2012 menjadikan kita dari jajaran kesehatan lebih meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat baik yang di dalam gedung maupun diluar gedung dengan mengedepankan keterlibatan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatannya sendiri.
by promkes uptd puskesmas timurung

Sebuah Catatan Diakhir Tahun

Ditulis Oleh Dinkes Bone UPTD Timurung on Senin, 17 Desember 2012 | 17.45


Hari demi hari selalu berganti, tak terasa kita sudah tiba dipenghujung tahun 2012, dalam keseharian kita selalu bergelut dengan tugas-tugas yang berhubungan dengan Kesehatan Masyarakat.
Masyarakat yang sehat dan mandiri itulah impian kami, namun hal tersebut kelihatan jalan ditempat padahal pemerintah dalam hal ini kementrian kesehatan sudah mengucurkan begitu besar dana yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat yang mandii dalam program BOK ( Bantuan Operasional Kesehatan ) yang sasaran utamanya adalah kegiatan yang berhubungan dengan Promosi dan Pencegahan agar masyarakat paham dan mengerti tentang hidup sehat yang mandiri.
Dalam perjalanan waktu, kami menyadari bahwa tantangan dan hambatan masih terbentang luas didepan kita, namun tetap harus kita melangkah agar tujuan kita bisa tercapai dengan selalu memperbaiki sistem menajemen,sueveylance terpadu dan monitoring terpadu dengan samplyng acak.
Semoga Tuhan selalu memberi kami kekuatan dan kesehatan guna mewujudkan Masyarakat yang Sehat yang Mandiri.

Kegiatan CTPS dan STBM di SD Infres 12/79 Bunne

Ditulis Oleh Dinkes Bone UPTD Timurung on Kamis, 08 November 2012 | 17.13

Dalam rangka meningkatkan pencapaian derajad kesehatan optimal khususnya di Desa Al.PatuE Kecamatan Ajangale Kab.Bone, pada hari Kamis tanggal 8 Nopember 2012 telah diadakan Kegiatan Penyuluhan dan sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun dikalangan siswa dan orang tua murid di SD Infres 12/79 Bunne desa Al.PatuE Kec.Ajangale Kab.Bone. Acara tersebut dilaksanakan oleh UPTD Kesehatan Timurung yang tururt dihadiri oleh Tim Dinas Kesehatan Kab.Bone.
Acara tersebut dibagi dua sesi, pertama peserta mendapatkan penjelasan mengenai apa mamfaat CTPS dan STBM dan kemudian diadakan kegiatan lapangan ang ditempatkan dihalaman sekolah tersebut.
Kegiatan berlangsung meriah pada saat tiba pada sesi kegiatan lapangan karena peserta sendiri yang secara aktif yang berperan pada sesi tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Bunne dan Sekdes serta Kepala Dusun dan Tokoh masyarakat.
Dari hasil kegiatan tersebut diharapkan siswa dan masyarakat dapat melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar serta sesudah melakukan aktifitas dan yang tidak kalah pentingnya adalah masyarakat diharapkan buang air besar di tempat buang air besar yang memenuhi syarat kesehatan ( WC ) dan diharapkan masyarakat yang belum memilki WC agar dapat membuatnya walaupun secara sederhana yang nantynya akan dipantau oleh petugas Kesehatan lingkungan UPTD Kesehatan Timurung seperti yang terrekam dalam visualisasi kegitan seperti dibawah ini.











by Promkes UPTD Kesehatan Timurung Kec.Ajangale Kab.Bone

Dinkes Bone UPTD Timurung

Translator

 
Support : Kreasi Website | DINKES BONE UPTD TIMURUNG | Sipakatau Bone | Teluk Bone | Latebo
Copyright © 2012. Dinkes Bone UPTD Timurung - All Rights Reserved
Template Modify by Kreasi Template Blogger Bone Teluk Bone
Proudly powered by Administrator